Fakhrum’s BLOG

this is what u know as BLOG

  • April 2017
    M T W T F S S
    « Mar    
     12
    3456789
    10111213141516
    17181920212223
    24252627282930

cERitA LucU…..!!!!!!!

Posted by fakhrum on August 5, 2007

gw dapet cerita neh,

jadi begini…., salah seorang bapak yg berdomisili di rekt**at sebuat saja bapak Jones (hampir mirip nama sebenarnya :p), ketika itu sedang mendapati trouble pada jaringan komputernya. lalu sang bapak menelpon bagian pusat yg mengurusi jaringan.

Bapak Jones (bj), pusat(p)

bj : “ini jaringan komputer saya gk beres, tolong cepat dibetulkan, saya sangat sibuk ini!”
p : “boleh tau IP komputer bapak berapa? Coba buka cmd …”
(bj langsung memotong…)
bj : “Kamu gk usah sok ngajarin saya ya!!! Saya ini lulusan IT!!! Langsung kirim orang aja ke sini, saya gk ada waktu untuk urusin itu!!!”

Setelah beberapa saat orang yg dikirim dari pusat datang…

perwakilan pusat (pp)

pp : “permisi pak”
bj : “tolong cepat ya mbak, saya masih banyak urusan!!!”
(mbak2 yg dikirim dari pusat membuka cmd, mengetik ipconfig dan… gk sampe10 detik)
pp : “sudah pak, boleh pinjam telponnya? untuk memeberitahu pusat IP komputer bapak.”
bj : (kayaknya dengan sedikit kaget karena ngeliat IP gk nyampe 10 detik)”ya sudah tapi jangan pake telepon saya, pake telpon sekretaris saya saja.”

kurang lebih seperti itulah ceritanya…

lucu ya si bapak yg lulusan IT itu buat ngeliat IP aja gk tau, gk mungkin lah orang sesibuk apapun gk sempet ngeliat IP komputer, apalagi pake manggil orang buat ngeliatin IPnya yg jelas2 malah makan waktu lebih lama :D. Ada aja orang kayak gitu… *geleng-geleng*

Posted in Common | 5 Comments »

nYaNG katAnyA sAHabaT SejatI

Posted by fakhrum on June 20, 2007

arti sahabat sejati….

konon katanya sahabat adalah kata lain dari teman sejati (level lanjutan dari teman)

Siapa yg bisa mengartikan sahabat sejati? apa parameter dan requirmentnya? si A bilang kalo sahabat tuh yg begini, begini, dan begini; tapi si B bilang kalo sahabat tuh harusnya begitu, begitu, dan begitu. Jadi, siapa yg benar donk? Apakah teman sejati itu orang yg paling kenal kita ato paling kita kenal? ataukah yang paling sering bersama kita?

Saya dari dulu beberapa kali beranggapan bahwa saya sudah menemukan sahabat sejati, tapi ternyata tidak sesuai perkiraan, walaupun orang lain bilang bahwa itu sudah dinamakan sahabat sejati.

Pandangan saya, apapun deskripsi kita tentang sahabat sejati, gk usah capek2 cari sahabat sejati, tapi “jadilah sahabat sejati” bagi orang lain, dengan begitu kita akan menemukan sahabat sejati kita dengan sendirinya…

Posted in BerFiLOsofI Ria | 1 Comment »

Berkorban demi orang lain…?????

Posted by fakhrum on June 14, 2007

Salah satu hal yg menentukan seseorang dalam berkomunikasi adalah dengan mengangkat ego lawan bicaranya. Maksudnya adalah dengan membuat lawan bicaranya merasa spesial, tapi hati2 jg, jgn sampai kelihatan seperti “menjilat” :D.

Jika kita bisa menghormati dan memuliakan orang lain secara tulus, dan jika hal tersebut sudah menjadi attitude kita, maka hubungan baik terhadap lingkungan akan tercipta dengan sendirinya.

1 hal yg menjadi pemikiran saya, tidak selamanya kita harus mendahulukan orang lain, terkadang kita harus “sedikit egois” jika kita ingin mendapat kehidupan yg baik. “Kehidupan memang keras saudara…” bagaimana kita bisa bertahan di kehidupan ini tergantung dari keputusan dan keyakinan kita. Jangan ragu untuk menolak keputusan yg merugikan kita walaupun untuk menolong orang lain, contohnya meminjamkan uang kepada orang lain sehingga orang tersebut dapat makan sehingga diri sendiri tidak ada uang untuk makan. kalau dibuat kalimatnya “gk pa2 aku gk makan, yg penting orang lain bisa makan” alias berkorban demi orang lain.

Tidak sedikit orang yg seperti itu, dan orang yg seperti itu entah mungkin terlalu baik, atau memang bodoh. Seharusnya jika ingin menolong orang lain hendaknya menolong diri sendiri dulu. ya gk??? membantu orang lain tapi mendzolimi diri sendiri, apa gk sama aja bohong tuh??? Jika kita memiliki kelebihan barulah kita bisa memberikannya kepada orang lain.

huff…. sebenarnya ini semua bentuk pemikiran semata. Saya sendiri masih tergolong dalam orang2 yg entah terlalu baik atau bodoh tersebut :D. Saya sendiri masih berusaha untuk memberi more value terhadap kehidupan saya sendiri.

Menurut pemikiran saya sendiri, semua tetap tergantung keputusan tiap2 individu, yg penting tiap2 individu tersebut sudah ‘prepare something for encounter’ dan mengetahui konsekuensi dari keputusan yg diambil.

Posted in BerFiLOsofI Ria | 1 Comment »

Aku Pernah Datang dan Aku Sangat Patuh

Posted by fakhrum on April 12, 2007

Kisah tentang seorang gadis kecil yang cantik yang memiliki sepasang bola mata yang indah dan hati yang lugu polos. Dia adalah seorang yatim piatu dan hanya sempat hidup di dunia ini selama delapan tahun. Satu kata terakhir yang ia tinggalkan adalah ‘saya pernah datang dan saya sangat penurut’.

Anak ini rela melepasakan pengobatan, padahal sebelumnya dia telah memiliki dana pengobatan sebanyak 540.000 dolar yang didapat dari perkumpulan orang Chinese seluruh dunia. Dia membagi dana tersebut menjadi tujuh bagian, yang dibagikan kepada tujuh anak kecil yang juga sedang berjuang menghadapi kematian, dan dia rela melepaskan pengobatannya.

Begitu lahir dia sudah tidak mengetahui siapa orang tua kandungnya. Dia hanya memiliki seorang papa yang mengadopsinya. Papanya berumur 30 tahun yang bertempat tinggal di provinsi She Cuan kecamatan Suang Liu, kota Sang Xin Zhen Yun Ya Chun Er Cu. Karena miskin, maka selama ini ia tidak menemukan pasangan hidupnya. Kalau masih harus mengadopsi anak kecil ini, mungkin tidak ada lagi orang yang mau dilamar olehnya. Pada tanggal 30 November 1996, tgl 20 bln 10 imlek, adalah saat dimana papanya menemukan anak kecil tersebut diatas hamparan rumput, disanalah papanya menemukan seorang bayi kecil yang sedang kedinginan. Pada saat menemukan anak ini, di dadanya terdapat selembar kartu kecil tertulis, 20 November jam 12.

Melihat anak kecil ini menangis dengan suara tangisannya sudah mulai melemah, papanya berpikir kalau tidak ada orang yang memperhatikannya, maka kapan saja bayi ini bisa meninggal. Dengan berat hati papanya memeluk bayi tersebut, dengan menghela nafas dan berkata, “saya makan apa, maka kamu juga ikut apa yang saya makan”. Kemudian papanya memberikan dia nama Yu Yan.

Ini adalah kisah seorang pemuda yang belum menikah yang membesarkan seorang anak, tidak ada ASI dan juga tidak mampu membeli susu bubuk, hanya mampu memberi makan bayi tersebut dengan air tajin (air beras). Maka dari kecil anak ini tumbuh menjadi lemah dan sakit-sakitan. Tetapi anak ini sangat penurut dan sangat patuh. Musim silih berganti, Yu Yuan pun tumbuh dan bertambah besar serta memiliki kepintaran yang luar biasa. Para tetangga sering memuji Yu Yuan sangat pintar walaupun dari kecil sering sakit-sakitan dan mereka sangat menyukai Yu Yuan. Ditengah ketakutan dan kecemasan papanya, Yu Yuan pelan-pelan tumbuh dewasa.

Yu Yuan yang hidup dalam kesusahan memang luar biasa. Mulai dari umur lima tahun, dia sudah membantu papa mengerjakan pekerjaan rumah, mencuci baju, memasak nasi, dan memotong rumput. Setiap hal dia kerjakan dengan baik. Dia sadar dia berbeda dengan anak-anak lain. Anak-anak lain memiliki sepasang orang tua, sedangkan dia hanya memiliki seorang papa. Keluarga ini hanya mengandalkan dia dan papa yang saling menopang. Dia harus menjadi seorang anak yang penurut dan tidak boleh membuat papa menjadi sedih dan marah.

Pada saat dia masuk sekolah dasar, dia sendiri sudah sangat mengerti, harus giat belajar dan menjadi juara di sekolah. Inilah yang bisa membuat papanya yang tidak berpendidikan menjadi bangga di desanya. Dia tidak pernah mengecewakan papanya, dia pun bernyanyi untuk papanya. Setiap hal yang lucu yang terjadi di sekolahnya diceritakan kepada papanya. Kadang-kadang dia bisa nakal dengan mengeluarkan soal-soal yang susah untuk menguji papanya.

Setiap kali melihat senyuman papanya, dia merasa puas dan bahagia. Walaupun tidak seperti anak-anak lain yang memiliki mama, tetapi bisa hidup bahagia dengan papa, ia sudah sangat berbahagia.

Mulai dari bulan Mei 2005 Yu Yuan mulai mengalami mimisan. Pada suatu pagi saat Yu Yuan sedang mencuci muka, ia menyadari bahwa air cuci mukanya sudah penuh dengan darah yang ternyata berasal dari hidungnya. Dengan berbagai cara tidak bisa menghentikan pendarahan tersebut sehingga papanya membawa Yu Yuan ke puskesmas desa untuk disuntik. Tetapi sayangnya dari bekas suntikan itu juga mengerluarkan darah dan tidak mau berhenti. Dipahanya mulai bermunculan bintik-bintik merah. Dokter tersebut menyarankan papanya untuk membawa Yu Yuan ke rumah sakit untuk diperiksa. Begitu tiba di rumah sakit, Yu Yuan tidak mendapatkan nomor karena antrian sudah panjang. Yu Yuan hanya bisa duduk sendiri dikursi yang panjang untuk menutupi hidungnya. Darah yang keluar dari hidungnya bagaikan air yang terus mengalir dan memerahi lantai. Karena papanya merasa tidak enak kemudian mengambil sebuah baskom kecil untuk menampung darah yang keluar dari hidung Yu Yuan. Tidak sampai sepuluh menit, baskom
yang kecil tersebut sudah penuh berisi darah yang keluar dari hidung Yu Yuan.

Dokter yang melihat keadaaan ini cepat-cepat membawa Yu Yuan untuk diperiksa. Setelah diperiksa, dokter menyatakan bahwa Yu Yuan terkena Leukimia ganas. Pengobatan penyakit tersebut sangat mahal yang memerlukan biaya sebesar 300.000 $. Papanya mulai cemas melihat anaknya yang terbaring lemah di ranjang. Papanya hanya memiliki satu niat yaitu menyelamatkan anaknya. Dengan berbagai cara meminjam uang kesanak saudara dan teman dan ternyata, uang yang terkumpul sangatlah sedikit. Papanya akhirnya mengambil keputusan untuk menjual rumahnya yang merupakan harta satu satunya. Tapi karena rumahnya terlalu kumuh, dalam waktu yang singkat tidak bisa menemukan seorang pembeli.

Melihat mata papanya yang sedih dan pipi yang kian hari kian kurus, dalam hati Yu Yuan merasa sedih. Pada suatu hari Yu Yuan menarik tangan papanya, air mata pun mengalir dikala kata-kata belum sempat terlontar. “Papa saya ingin mati”. Papanya dengan pandangan yang kaget melihat Yu Yuan, “Kamu baru berumur 8 tahun kenapa mau mati”. “Saya adalah anak yang dipungut, semua orang berkata nyawa saya tak berharga, tidaklah cocok dengan penyakit ini, biarlah saya keluar dari rumah sakit ini.”

Pada tanggal 18 juni, Yu Yuan mewakili papanya yang tidak mengenal huruf, menandatangani surat keterangan pelepasan perawatan. Anak yang berumur delapan tahun itu pun mengatur segala sesuatu yang berhubungan dengan pemakamannya sendiri. Hari itu juga setelah pulang kerumah, Yu Yuan yang sejak kecil tidak pernah memiliki permintaan, hari itu meminta dua permohonan kepada papanya. Dia ingin memakai baju baru dan berfoto. Yu Yuan berkata kepada papanya: “Setelah saya tidak ada, kalau papa merindukan saya lihatlah foto ini”. Hari kedua, papanya menyuruh bibi menemani Yu Yuan pergi ke kota dan membeli baju baru. Yu Yuan sendirilah yang memilih baju yang dibelinya. Bibinya memilihkan satu rok yang berwarna putih dengan corak bintik-bintik merah. Begitu mencoba dia tidak rela melepaskannya. Kemudian mereka bertiga tiba di sebuah studio foto. Yu Yuan kemudian memakai baju barunya dengan pose secantik mungkin berjuang untuk tersenyum. Bagaimanapun ia berusaha tersenyum, pada
akhirnya juga tidak bisa menahan air matanya yang mengalir keluar. Kalau bukan karena seorang wartawan Chuan Yuan yang bekerja di surat kabar Cheng Du Wan Bao, Yu Yuan akan seperti selembar daun yang lepas dari pohon dan hilang ditiup angin.

Setelah mengetahui keadaan Yu Yuan dari rumah sakit, Chuan Yuan kemudian menuliskan sebuah laporan, menceritakan kisah Yu Yuan secara detail. Cerita tentang anak yg berumur 8 tahun mengatur pemakamakannya sendiri dan akhirnya menyebar keseluruh kota Rong Cheng. Banyak orang-orang yang tergugah oleh seorang anak kecil yang sakit ini, dari ibu kota sampai satu Negara bahkan sampai keseluruh dunia. Mereka mengirim email ke seluruh dunia untuk menggalang dana bagi anak ini. Dunia yang damai ini menjadi suara panggilan yang sangat kuat bagi setiap orang.

Hanya dalam waktu sepuluh hari, dari perkumpulan orang Chinese didunia saja telah mengumpulkan 560.000 dolar. Biaya operasi pun telah tercukupi. Titik kehidupan Yu Yuan sekali lagi dihidupkan oleh cinta kasih semua orang.

Setelah itu, pengumuman penggalangan dana dihentikan tetapi dana terus mengalir dari seluruh dunia. Dana pun telah tersedia dan para dokter sudah ada untuk mengobati Yu Yuan. Satu demi satu gerbang kesulitan pengobatan juga telah dilewati. Semua orang menunggu hari suksesnya Yu Yuan. Ada seorang teman di-email bahkan menulis: “Yu Yuan anakku yang tercinta saya mengharapkan kesembuhanmu dan keluar dari rumah sakit. Saya mendoakanmu cepat kembali ke sekolah. Saya mendambakanmu bisa tumbuh besar dan sehat. Yu Yuan anakku tercinta.”

Pada tanggal 21 Juni, Yu Yuan yang telah melepaskan pengobatan dan menunggu kematian akhirnya dibawa kembali ke ibu kota . Dana yang sudah terkumpul, membuat jiwa yang lemah ini memiliki harapan dan alasan untuk terus bertahan hidup. Yu Yuan akhirnya menerima pengobatan dan dia sangat menderita didalam sebuah pintu kaca tempat dia berobat. Yu Yuan kemudian berbaring di ranjang untuk diinfus. Ketegaran anak kecil ini membuat semua orang kagum padanya. Dokter yang menangani dia, Shii Min berkata, dalam perjalanan proses terapi akan mendatangkan mual yang sangat hebat. Pada permulaan terapi Yu Yuan sering sekali muntah. Tetapi Yu Yuan tidak pernah mengeluh. Pada saat pertama kali melakukan pemeriksaan sumsum tulang belakang, jarum suntik ditusukkan dari depan dadanya, tetapi Yu Yuan tidak menangis dan juga tidak berteriak, bahkan tidak meneteskan air mata. Yu yuan dari lahir sampai maut menjemput tidak pernah mendapat kasih sayang seorang ibu. Pada saat dokter Shii Min
menawarkan Yu Yuan untuk menjadi anak perermpuannya, air mata Yu Yuan pun mengalir tak terbendung.

Hari kedua saat dokter Shii Min datang, Yu Yuan dengan malu-malu memanggil dengan sebutan Shii Mama. Pertama kalinya mendengar suara itu, Shii Min kaget, dan kemudian dengan tersenyum dan menjawab, “Anak yang baik”. Semua orang mendambakan sebuah keajaiban dan menunggu momen dimana Yu Yuan hidup dan sembuh kembali. Banyak masyarakat datang untuk menjenguk Yu Yuan dan banyak orang menanyakan kabar Yu Yuan dari email. Selama dua bulan Yu Yuan melakukan terapi dan telah berjuang menerobos sembilan pintu maut. Pernah mengalami pendarahan dipencernaan dan selalu selamat dari bencana. Sampai akhirnya darah putih dari tubuh Yu Yuan sudah bisa terkontrol. Semua orang-orang pun menunggu kabar baik dari kesembuhan Yu Yuan.

Tetapi efek samping yang dikeluarkan oleh obat-obat terapi sangatlah menakutkan, apalagi dibandingkan dengan anak-anak leukemia yang lain fisik Yu Yuan jauh sangat lemah. Setelah melewati operasi tersebut fisik Yu Yuan semakin lemah.

Pada tanggal 20 agustus, Yu Yuan bertanya kepada wartawan Fu Yuan: “Tante kenapa mereka mau menyumbang dana untuk saya?” Tanya Yu Yuan kepada wartawan tersebut. Wartawan tersebut menjawab, “karena mereka semua adalah orang yang baik hati”. Yu Yuan kemudian berkata : “Tante saya juga mau menjadi orang yang baik hati”. Wartawan itupun menjawab, “Kamu memang orang yang baik. Orang baik harus saling membantu agar bisa berubah menjadi semakin baik”. Yu yuan dari bawah bantal tidurnya mengambil sebuah buku, dan diberikan kepada ke Fu Yuan. “Tante ini adalah surat wasiat saya.”

Fu yuan kaget sekali, membuka dan melihat surat tersebut. Ternyata Yu Yuan telah mengatur tentang pengaturan pemakamannya sendiri. Ini adalah seorang anak yang berumur delapan tahun yang sedang menghadapi sebuah kematian dan diatas ranjang menulis tiga halaman surat wasiat dan dibagi menjadi enam bagian, dengan pembukaan, tante Fu Yuan, dan diakhiri dengan selamat tinggal tante Fu Yuan.

Dalam satu artikel itu nama Fu Yuan muncul tujuh kali dan masih ada sembilan sebutan singkat tante wartawan. Dibelakang ada enam belas sebutan dan ini adalah kata setelah Yu Yuan meninggal. Dia juga ingin menyatakan terima kasih serta selamat tinggal kepada orang- orang yang selama ini telah memperhatikan dia lewat surat kabar. “Sampai jumpa tante, kita berjumpa lagi dalam mimpi. Tolong jaga papa saya. Dan sedikit dari dana pengobatan ini bisa dibagikan kepada sekolah saya. Dan katakana ini juga pada pemimpin palang merah. Setelah saya meninggal, biaya pengobatan itu dibagikan kepada orang-orang yang sakit seperti saya. Biar mereka lekas sembuh”. Surat wasiat ini membuat Fu Yuan tidak bisa menahan tangis yang membasahi pipinya.

“Saya pernah datang, saya sangat patuh”, demikianlah kata-kata yang keluar dari bibir Yu Yuan. Pada tanggal 22 agustus, karena pendarahan dipencernaan hampir satu bulan, Yu Yuan tidak bisa makan dan hanya bisa mengandalkan infus untuk bertahan hidup. Mula mulanya berusaha mencuri makan, Yu Yuan mengambil mie instant dan memakannya. Hal ini membuat pendarahan di pencernaan Yu Yuan semakin parah. Dokter dan perawat pun secepatnya memberikan pertolongan darurat dan memberi infus dan transfer darah setelah melihat pendarahan Yu Yuan yang sangat hebat. Dokter dan para perawat pun ikut menangis. Semua orang ingin membantu meringankan pederitaannya. Tetapi tetap tidak bisa membantunya. Yu Yuan yang telah menderita karena penyakit tersebut akhirnya meninggal dengan tenang. Semua orang tidak bisa menerima kenyataan ini melihat malaikat kecil yang cantik yang suci bagaikan air sungguh telah pergi kedunia lain.

Dikecamatan She Chuan, sebuah email pun dipenuhi tangisan menghantar kepergian Yu Yuan. Banyak yang mengirimkan ucapan turut berduka cita dengan karangan bunga yang ditumupuk setinggi gunung. Ada seorang pemuda berkata dengan pelan “Anak kecil, kamu sebenarnya adalah malaikat kecil diatas langit, kepakanlah kedua sayapmu. Terbanglah.. ……… ….” demikian kata-kata dari seorang pemuda tersebut.

Pada tanggal 26 Agustus, pemakaman Yu Yuan dilaksanakan saat hujan gerimis. Didepan rumah duka, banyak orang-orang berdiri dan menangis mengantar kepergian Yu Yuan. Mereka adalah papa mama Yu Yuan yang tidak dikenal oleh Yu Yuan semasa hidupnya. Demi Yu Yuan yang menderita karena leukemia dan melepaskan pengobatan demi orang lain, maka datanglah papa mama dari berbagai daerah yang diam-diam mengantarkan kepergian Yu Yuan.

Didepan kuburannya terdapat selembar foto Yu Yuan yang sedang tertawa. Diatas batu nisannya tertulis, “Aku pernah datang dan aku sangat patuh” (30 nov 1996- 22 agus 2005). Dan dibelakangnya terukir perjalanan singkat riwayat hidup Yu Yuan. Dua kalimat terakhir adalah disaat dia masih hidup telah menerima kehangatan dari dunia.

Sesuai pesan dari Yu Yuan, sisa dana 540.000 dolar tersebut disumbangkan kepada anak-anak penderita luekimia lainnya. Tujuh anak yang menerima bantuan dana Yu Yuan itu adalah : Shii Li, Huang Zhi Qiang, Liu Ling Lu, Zhang Yu Jie, Gao Jian, Wang Jie. Tujuh anak kecil yang kasihan ini semua berasal dari keluarga tidak mampu. Mereka adalah anak-anak miskin yang berjuang melawan kematian.

Pada tanggal 24 September, anak pertama yang menerima bantuan dari Yu Yuan di rumah sakit Hua Xi berhasil melakukan operasi. Senyuman yang mengambang pun terlukis diraut wajah anak tersebut. “Saya telah menerima bantuan dari kehidupan Anda, terima kasih adik Yu Yuan kamu pasti sedang melihat kami diatas sana . Jangan risau, kelak di batu nisan, kami juga akan mengukirnya dengan kata-kata “Aku pernah datang dan aku sangat patuh”.

Demikianlah sebuah kisah yang sangat menggugah hati. Seorang anak kecil yang berjuang bertahan hidup dan akhirnya harus menghadapi kematian akibat sakit yang dideritanya. Dengan kepolosan dan ketulusan serta baktinya kepada orang tuanya, akhirnya mendapatkan respon yang luar biasa dari kalangan Dunia. Walaupun hidup serba kekuarangan, dia bisa memberikan kasihnya terhadap sesama. Inilah contoh yang seharusnya kita pun mampu melakukan hal yang sama, berbuat sesuatu yang bermakna bagi sesama, memberikan sedikit kehangatan dan perhatian kepada orang yang membutuhkan. Pribadi dan hati seperti inilah yang dinamakan pribadi seorang pengasih.

Sumber: Unknown (Tidak Diketahui)

Posted in Common | Leave a Comment »

Catatan Seorang HRD Manager…

Posted by fakhrum on April 12, 2007

Berikut adalah sharing informal dari seorang kolega. Semoga bermanfaat.

Sebagai manager HRD di sebuah perusahaan swasta, tahukah anda tugas apa yang membuat saya bosan setengah mati? Ya, kalau anda pernah bekerja di bagian HRD mungkin anda bisa menebaknya, yaitu membaca CV dan dokumen lamaran lainnya.
Bagaimana tidak bosan, satu lowongan kerja saja bisa mendatangkan ratusan pelamar kerja. Saya masih ingat beberapa tahun yang lalu, ketika perusahaan kami membuka 9 lowongan kerja. Tebaklah berapa jumlah dokumen lamaran yang sampai ke bagian HRD kami? 2452 dokumen!

Lalu apa yang harus kami lakukan dengan pelamar sebanyak itu? Memilih secara acak diantara dua ribu orang lebih? Terlalu riskan. Mengundang semuanya untuk wawancara? Terlalu makan waktu, manajemen senior hanya memberikan waktu 2 minggu.
Akhirnya seorang rekan mencetuskan sebuah ide yang (menurut saya) agak “jahat”, yaitu cukup dengan melihat CV mereka saja. Intinya adalah CV yang tidak menarik dan tidak sedap dipandang mata, langsung kami buang ke tong sampah. Wow, kejam sekali!
Tapi itulah yang kami lakukan mulai saat itu dan seterusnya, hanya menilai buku dari sampulnya. Yah, mau bagaimana lagi, kami sudah tidak tahu cara yang lebih baik. Lagi pula cara ini terbukti efektif dan efisien. Kami berhasil mendapatkan orang-orang berkualitas selama bertahun-tahun menerapkannya.

Sepanjang karir saya selama memeriksa dokumen lamaran, hanya ada tiga dokumen lamaran yang benar-benar saya ingat. Yang lainnya memang bagus, tapi yang tiga inilah yang paling unik dan berbeda (sehingga masih saya ingat sampai sekarang).

Yang pertama berupa sebuah brosur. Bukan brosur sembarangan dan yang biasanya dicetak hitam putih. Tapi sebuah brosur yang sangat bagus sekali, dengan kertas yang berkualitas dan dicetak full-color! Hebat, orang ini sungguh serius sekali.

Yang kedua hanya sebuah dokumen CV biasa. Yang membuatnya berbeda adalah CV ini dikirimkan dengan menggunakan jasa FedEx. Karena mengira itu dokumen penting, dokumen itu sampai ke meja saya dengan mulus dan langsung saya baca. Dalam hal merebut perhatian saya, CV ini telah mengalahkan ratusan CV yang lain.

Yang ketiga adalah CV yang menyertakan sebuah hyperlink ke sebuah situs pribadi. Yang sungguh mengagumkan adalah CV itu tidak berkata banyak selain membuat saya penasaran untuk mengunjungi situs tersebut. Dalam situs itu ada rekaman video singkat tentang mengapa saya harus memberinya pekerjaan. Inilah yang disebut berusaha ekstra untuk sebuah CV!

Kesimpulannya: Jangan takut untuk melawan arus. Lain kali anda menuliskan CV anda, buatlah yang berbeda dan unik. Jangan dengarkan suara dan ketakutan “orang yang biasa-biasa saja”. Jadilah berani untuk tampil beda, karena itulah yang akan memudahkan kami untuk mengingat anda dan menerima anda bekerja di perusahaan kami.

Sumber : Milis Cendekia

Posted in Common | 9 Comments »

bahaya “berpikir” positif

Posted by fakhrum on April 6, 2007

Membaca judulnya saja sudah pasti anda akan bertanya-tanya, “apa nih maksudnya?” Apalagi bagi beberapa orang yang sudah mengenal saya, pasti ada yang berpikir “biasanya nih orang berkoar-koar untuk ngajak orang berpikir positif, tapi sekarang malah bilang kalo berpikir positif itu bahaya, gimana sih???”.

Seperti judulnya sendiri, kata berpikir disitu saya beri tanda petik (“) berarti pasti ada maksud lainnya. Jadi, jangan protes dulu ya 😀

Saya sendiri sudah terkena efek negatif dari “berpikir” positif itu. Sering kali kita merasa yakin, diyakinkan, atau asal percaya bahwa kita harus berpikir positif. Menurut berbagai buku dan motivator atau trainer berpikir positif baik bagi diri kita. Yang jarang diungkapkan adalah bahwa berpikir positif itu harus benar-benar tulus dan holistik.

Yang saya maksudkan dengan holistik adalah baik pikiran sadar maupun bawah sadar keduanya saling setuju, sinkron, kongruen dalam berpikir positif.
Ambil contoh orang yang menetapkan suatu target penjualan. Misalnya target bulan ini adalah 50% lebih tinggi dari bulan sebelumnya. Pikiran sadar kita “percaya”, lebih tepatnya dipaksa untuk percaya, bahwa kita mampu mencapai target ini. Kita melakukan afirmasi setiap hari, menempel kata-kata positif di berbagai tempat, dan melakukan visualisasi. Apa yang terjadi? Ternyata ada bagian dari diri kita yang menolak hal ini karena kenaikan target dianggap terlalu tinggi sehingga dirasa tidak mungkin bisa dicapai. Akibatnya kita tidak berhasil mencapai target ini. Namun kita tetap “percaya” dan “positive thinking” bahwa kita dapat mencapai apapun asal kita yakin. Bukankah ini yang diajarkan di hampir semua buku positif dan berbagai seminar motivasi?

Lalu apa yang kita lakukan? Kata orang, “Kegagalan adalah sukses yang tertunda”, “Tidak penting berapa kali kita jatuh yang penting adalah kita bangkit setiap kali kita jatuh”, “Tidak ada namanya kegagalan, yang ada adalah hasil yang tidak kita inginkan”, dan masih banyak lagi kata-kata mutiara berkenaan dengan kegagalan. So….? Keep trying….. pokoke maju tak gentar, pantang menyerah.

Setelah dua bulan, tiga bulan, empat bulan, dan kita masih belum berhasil mencapai goal kita maka kita mulai merasa nggak enak. Tapi kita tetap berusaha berpikir positif. Why? Karena memang begitulah yang kita baca di buku-buku positif. Lalu, mengapa “berpikir” positif justru akan sangat berbahaya bagi diri kita?

Pada kasus di atas, yang terjadi sebenarnya adalah kita, secara tidak sadar, telah mengedukasi pikiran bawah sadar bahwa kita sebenarnya memang tidak kompeten alias gagal. Lho, kok bisa begitu ? Lha, buktinya kita sudah berkali-kali tidak berhasil mencapai target. Pikiran sadar kita dapat kita paksa untuk berpikir positif. Namun pikiran bawah sadar kita tidak bisa kita bohongi. Setiap kali kita gagal mencapai goal maka pikiran bawah sadar diedukasi dengan suatu pelajaran negatif, “Ternyata memang saya nggak bisa mencapai goal ini”. Dengan mengalami kegagalan beruntun maka efek repetisi terjadi. Dan kita, secara bawah sadar, semakin percaya bahwa kita memang tidak mampu.

Kalau anda tidak percaya apa yang saya jelaskan coba anda rasakan perasaan anda saat saya berkata, “Set Goal”. Bagaimana perasaan anda saat anda melakukan Goal Setting. Apakah yang muncul perasaan positif atau negatif?

Dari pengalaman saya, kata “goal setting” ternyata mempunyai konotasi negatif. Mengapa ? Karena kata ini mengingatkan kita akan kegagalan kita. Banyak teman saya yang jujur berkata, “Sekarang kalau saya diminta set goal maka perasaan saya langsung menolak. Ada perasaan nggak enak di hati saya. Nggak tahu kenapa bisa seperti ini”.

Sebenarnya jawabannya sederhana. Goal karena terlalu sering tidak berhasil dicapai akhirnya mempunyai konotasi negatif. Kita secara bawah sadar menghubungkan/meng-anchor kata goal setting dengan perasaan gagal. Jadi setiap kali kita mendengar kata “goal setting” maka yang muncul adalah memori atau pengalaman kita saat gagal (berkali-kali) dalam mencapai goal kita.

Jadi, semakin seseorang berusaha untuk positif maka semakin negatif ia jadinya. Mengapa bisa begini? Karena memori manusia bersifat holographic sehingga mempunyai kemampuan/sifat cross referenced. Artinya, tidak ada memori yang berdiri sendiri. Semuanya saling terkait. Saat kita berusaha positif maka pada saat yang sama pula kita mengaktifkan memori negatif, di bawah sadar. Semakin kita berusaha positif maka semakin kuat efek negatif. Hal ini jarang disadari dan dimengerti orang.

Lalu bagaimana cara berpikir positif yang benar-benar positif? Ya itu tadi. Pikiran sadar dan bawah sadar harus selaras. Yang harus menjadi landasan pijak adalah apa yang ada di pikiran bawah sadar. Jadi, untuk benar-benar mampu berpikir positif yang positif maka pikiran positif itu harus berawal di pikiran bawah sadar. Bila ini berhasil kita lakukan maka efeknya akan sangat luar biasa. Kita akan dapat dengan sangat mudah mencapai target yang kita inginkan.

Anda pasti bertanya, “Ok, kalau begitu bagaimana caranya?” Ada banyak cara untuk bisa menyelaraskan pikiran sadar dan bawah sadar, untuk bisa membuatnya kongruen. Kita bisa menggunakan NLP, Hypnotherapy (ada sangat banyak teknik), SMC, Visualisasi, Mind Reprogramming dengan bantuan guided imagery, menggunakan musik/audio dengan muatan frekwensi khusus, atau teknik lainnya. Salah satu teknik yang pernah saya ikuti pelatihannya adalah NLP (Neuro Linguistic Programming) -mungkin ada beberapa yg sudah tau-, dengan trainer Tommy Siawira. Dengan berbagai cara, kita bisa men-set pikiran bawah sadar kita (mind setting). Jika pikiran bawah sadar kita bisa kita kuasai, maka kita bisa menjadi apapun yang kita mau. Akan panjang jika saya terangkan disini. Kalau ada pertanyaan atau ingin berdiskusi, bisa langsung menemui saya 🙂

Posted in BerFiLOsofI Ria | Leave a Comment »

bagi2 buat yg kena 81u3f4nt45y

Posted by fakhrum on April 6, 2007

ada yg bilang ini virus lama…

ada jg yg bilang kalo ini virus baru.

gk salah sih…, soalnya virus baru muncul ini cuma varian dari virus lama, yaitu brontok. ciri2 umumnya ya seperti yg diketahui,bikin file .scr yg nyamar jadi folder. cuma ini lebih keren dikit, soalnya dia maenin registry jg. Dia ngubah show hidden value jadi 0, dan hide file ext jadi 1. Akibatnya, kita gk bakal bisa liat yg di hidden dan gk bisa liat extension file. Dia jg mengganti default type scrfile sebagai file folder. kamuflase yg lebih baik ketimbang variannya yg lain.

Kalo masalah ngapus ato ngilangin virusnya sih udah banyak yg tau, dan mungkin untuk benerin registry jg udah banyak yg bisa.

Nah, buat yg belom tau, virus ini bisa di detect ama AVG, Norman, Killer Machine, dan beberapa antivirus lain yg bisa ditambahkan sendiri.

Kalo buat benerin registrynya, pake script dibawah ini aja kalo bingung.

[Version]

Signature=”$Chicago$”

Provider=Vaksincom Oye – Blue Fantasy

[DefaultInstall]

AddReg=UnhookRegKey

DelReg=del

[UnhookRegKey]

HKLM, Software\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,”””%1″” %*”

HKLM, Software\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,”””%1″” %*”

HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,”””%1″” %*”

HKLM, Software\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,”””%1″” %*”

HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,”regedit.exe “%1″”

HKLM, Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command,,,”””%1″” %*”

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon, Shell,0, “Explorer.exe”

HKLM, SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, “cmd.exe”

HKLM, SYSTEM\ControlSet002\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, “cmd.exe”

HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, “cmd.exe”

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\HideFileExt, UncheckedValue,0x00010001,0

HKLM, SOFTWARE\Classes\scrfile,,,”Screen Saver”

[del]

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon, LegalNoticeCaption

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon, LegalNoticeText

HKLM, SOFTWARE\Classes\scrfile, InfoTip

HKLM, SOFTWARE\Classes\scrfile, NeverShowExt

HKLM, SOFTWARE\Classes\scrfile, TileInfo

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System,DisableRegistryTools

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer,NoFolderOptions

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\Msconfig.exe

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\regedit.exe

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\taskmgr.exe

copy aja scriptnya ke notepad, trus simpan dengan extension .inf, abis itu klik kanan pilih install.

Selamat mencoba 😀

manualnya ada di : vaksin.com

Posted in KNoW-hoW | Leave a Comment »

AAAAAAAAARRRRRGGGGHHHHHH……..!!!!!

Posted by fakhrum on March 27, 2007

YA ALLAH…!!!!!!!

KENAPA YA ALLAH…!!!!!!?????

RASANYA AKU MAU MATI SAJA…!!!!!!!!

Posted in whAt i feEL | Leave a Comment »

SoRry 4 bEing SucH a BUrdEn….

Posted by fakhrum on February 21, 2007

dedicated to….

my beloved……….. parents

…………

aaaarrrrggghh…. gk bisa digambarkan dengan kata2 betapa hina dan durhakanya aku selama ini ke orangtua. Secara gk langsung berarti durhaka sama Tuhan jg.

Ibu…, aku aku benar2 malu, aku gk berani menatap wajah ibu. kalo aku menatap wajah ibu, aku semakin merasa bersalah, merasa kotor, dan tidak layak menjadi anak dari seorang ibu yg luar biasa.

Ibu selalu berusaha menuruti rengekanku….. bahkan sampai detik ini…, tanpa pernah merasa jengkel ataupun lelah…, Ibu juga tidak pernah berhenti mendoakan yg terbaik untukku disetiap malam, dalam tahajjudmu…

Sebaliknya, aku selalu menjadi anak yg pemalas, sulit disuruh mengerjakan suatu hal, padahal itu demi kebaikanku sendiri bukan demi keuntungan buat ibu belaka.

Aku benar2 payah, tidak bisa diandalkan… cannot be a son that can be proud of…

Ayah…, engkau tidak pernah salah dalam mendidikku, hanya saja aku yg terlalu malas, tidak disiplin, dan tidak menurut akan kata2 ayah. Aku hanya bisa mencari-cari alasan akan keburukanku didepan ayah. Di dalam hatiku, engkau adalah idolaku, u are my hero…, our family hero…, ayah lah yg selalu membimbingku.

Ayah…, aku jg tidak bisa membuatmu bangga…, aku hanya menyusahkan ayah, aku cuma mensia-siakan ayah yang luar biasa seperti engkau.

I want to be like u…     Ayah…

Ayah…

Ibu…

U are the BEST, its just me that being the worst…

even until I die…, I still cant repay U

I’m Sorry…….. eventhough I know that any kind of “sorry” is never enough

Posted in whAt i feEL | 1 Comment »

roTteN

Posted by fakhrum on February 20, 2007

tahu tanda2 kiamat???

mungkin saya bisa dibilang telah menjadi salah satu orang yg menunjukkan tanda2 bahwa kiamat sudah dekat…

Jika saya melihat kedalam diri saya sendiri…, saya menemukan kebusukan yg menumpuk di hati dan rohani saya. Mungkin itu adalah penyakit hati yg sudah membusuk selama bertahun-tahun tanpa pernah diobati. Mungkin mengobati pernah dicoba, tapi tidak dilakukan secara rutin, sehingga penyakit tersebut tidak pernah sembuh, bahkan semakin memborok, busuk, dan benar2 sudah akut.

PARAH…!!!!!!

Saya sendiri merasakan kemungkinan penyakit tersebut telah menginfeksi otak serta jasmani. Membuat saya sering kehilangan kendali akan diri saya sendiri, bahkan sekalipun dalam keadaan sadar akan perbuatan saya yg tidak semestinya dilakukan.

Pernah saya menangisi kebusukan di hati saya ini…, tetapi…

tangis tinggal tangis, tidak bisa mensucikan keborokan hati. Pernah juga mencoba mencari alasan yg kuat untuk menyembuhkan penyakit ini, tapi… alasan hanya untuk kembali ditangisi.

hanya bisa menangis………….,,,,,, *sigh*

BUAT APA MENANGIS!!!!! TUHAN TIDAK BUTUH AIR MATA!!!!!

walaupun begitu, tidak ada salahnya hati ini menangisi kebusukannya, didampingi taubat yg tanpa henti, meminta kesembuhan dari Sang Pengasih…

………………………

………………………

………………………

……………………………………………………………………………….

Posted in whAt i feEL | Leave a Comment »